2013: Tahun Pemilu?

2014Akhir-akhir ini banyak berita yang beredar mengenai verifikasi KPU terhadap partai politik yang akan ikut andil dalam pemilu 2014. Ada yang pro dan kontra mengenai pelaksanaan verifikasi dan yang lebih ramai lagi mengenai hasil verifikasi KPU yang tidak meloloskan sekian banyak partai dengan berbagai alasan dan pertimbangan sesuai dengan prosedur yang berlaku di KPU.

Sudah menjadi hal yang wajar ketika suatu keputusan yang diambil akan terjadi  protes ataupun interupsi bagi mereka yang merasa dirugikan atas keputusan tersebut. Bahkan menurut situs resmi KPU mengatakan, beberapa  partai yang tidak lolos verifikasi mengadakan demo di depan kantor KPU. Situs resmi dari KPU melaporkan PDP, PKBIB, Partai Kongres, dan PPPI melakukan demo sampai mengakibatkan kemacetan parah di sekitar Jl Imam Bonjol.

Menyikapi hal tersebut, tentu saya sebagai orang awam hanya bisa berkomentar bahwa setiap verifikasi yang dijalankan KPU memang harus independen, dalam arti tidak boleh berat sebelah. Semua memang harus diverifikasi dengan prosedur yang jelas sesuai dengan kenyataan yang ada baik secara adminitratif maupun secara faktual di lapangan. Begitu pula bagi partai-partai yang merasa tidak lolos verifikasi harus berupaya introspeksi diri apakah mereka memang layak menjadi peserta pemilu . Karena dalam pengamatan saya, ketika mencoba mengamati lingkungan sekitar tidak banyak kader maupun kantor partai-partai baru yang tidak lolos verifikasi benar-benar ada. Masih banyak kantor partai yang didominasi oleh partai yang sudah mapan di Senayan. Ini yang perlu disadari, bukan hanya ngotot untuk masuk ke dalam peserta pemilu 2014 tetapi harus sadar kekuatan internal partai masing-masing. Dan harapan saya, adanya kesadaran diri dan independensi lah yang bisa meredakan semua gejolak yang sekiranya bisa terjadi. Jangan sampai memaksakan kehendak tetapi juga jangan sampai tercampuri kepentingan golongan dalam melakukan suatu tindakan yang nantinya berujung keputusan yang mengikat untuk semua.

Berikut ini data yang saya ambil dari situs KPU, partai-partai yang lolos verifikasi maupun yang tidak lolos verifikasi.

Kesepuluh parpol yang ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014.

  • Partai Amanat Nasional (PAN)
  • Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  • Partai Demokrat
  • Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  • Partai Golongan Karya (Golkar)
  • Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
  • Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  • Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
  • Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

24 parpol yang tidak lulus verifikasi sesuai dengan Keputusan KPU Nomor: 05/Kpts/KPU/TAHUN 2013  tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2014.

  • Partai Bulan Bintang (PBB)
  • Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)
  • Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
  • Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB)
  • Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
  • Partai Persatuan Nasional (PPN)
  • Partai Bhinneka Indonesia (PBI)
  • Partai Buruh
  • Partai Damai Sejahtera (PDS)
  • Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
  • Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
  • Partai Karya Republik (Pakar)
  • Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)
  • Partai Keadilan
  • Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI)
  • Partai Kongres
  • Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI)
  • Partai Nasional Indonesia Marhaenisme (PNI Marhaenisme)
  • Partai Nasional Republik (Nasrep)
  • Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
  • Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)
  • Partai Republik
  • Partai Republika Nusantara (RepublikaN)
  • Partai Serikat Rakyat Independen (SRI)

Dalam konteks lain, pada tahun 2013 ini terdapat banyak jadwal pemilukada yang akan berlangsung di berbagai provinsi yang ada di Indonesia. Pergantian bupati maupun gubernur akan ramai pada tahun 2013 ini. Sehingga bisa dikatakan tahun 2013 ini bagi partai-partai yang sudah mapan di Senayan dijadikan ajang untuk mencari massa sebanyak-banyaknya dan mencoba untuk mengukur seberapa besar kekuatan politik di daerah sebagai acuan strategi untuk pemenangan pemilu 2014. Logikanya sangat simpel. Daerah-daerah yang mempunyai basis massa partai tertentu akan berupaya untuk mengoptimalkan kuantitas dukungan mereka pada pemlikuada yang nantinya dapat berkelanjutan pada pemilu 2014. Sedangkan partai-partai yang mempunyai basis tidak terlalu besar di daerah tertentu akan lebih menggiatkan kampanye maupun aksi-aksi untuk mendulang jumlah konnstituen mereka di 2014 dengan lebih masif.

Berikut ini daftar pemilukada yang akan berlangsung di belahan Nusantara sepanjang 2013.

Jadwal Pemilukada 2013

Dari fenomena tersebut, saya hanya berharap pelaksanaan pemilu baik pemilukada maupun pemilu nasional dapat berlangsung dengan aman tanpa ada kegaduhan politik yang mengganggu stabilitas keamanan berpendapat. Kesadaran untuk menerima kekalahan harus disadari oleh semua pihak. Jangan sampai dengan adanya kekalahan malah membuat kekacauan yang merugikan semua pihak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s