Arti KOYA???

BERCANDAMasih ingatkah Anda dengan OST Sarimi Mi Soto Koya yang dibawakan ST12 saat mengiklankannya di layar televisi? Ada beberapa macam rasa Koya yang dikeluarkan Indofood selaku produsen mie ini, yaitu Sarimi rasa Soto Koya Gurih, Sarimi rasa Soto Koya Jeruk Nipis, dan Sarimi rasa Soto Koya Pedas (bukan bermaksud mengiklankannya ya). Saya sendiri jujur, baru menikmati produk ini kayaknya 1 kali. Bukan berarti tidak suka dengan produk ini, tetapi memang ibu kalau belanja Mie Instan dalam jumlah banyak (kira-kira lebih dari 20 pieces) biasanya ngambilnya random alias semua rasa bahkan semua produk Mie Instan yang dijual di supermarket diambil satu-satu sampai jumlahnya sesuai dengan kebutuhan. Nah seingat ku ya baru menikmati Sarimi rasa Soto Koya ini 1 kali, itupun sudah lupa rasanya seperti apa.

Sampai beberapa waktu lalau aku sendiri pun masih bingung apa sih yang dimaksud KOYA itu? Ternyata setelah aku searching di mbah google, aku menemukan sebuah situs yang menjelaskan tentang kuliner makanan, nah dari situlah aku tahu kalau KOYA merupakan parutan kelapa yang disangrai hingga kering. Konon katanya koya ini jika dicampurkan pada soto akan merubah warna soto menjadi hitam dan rasa soto akan semakin sedap. Mau mencobanya kawan?

Eiitttss, tetapi tunggu dulu, KOYA yang akan kita bicarakan di sini bukanlah KOYA yang berarti parutan kelapa sebagai penambah nikmatnya soto atau produk mie instan itu. KOYA yang akan kita bicarakan di sini adalah sebuah ungkapan kata yang cukup mahsyur di sekitar Kartasura (karena saya tahu kata ini dari rekan kerja yang berasal dari Kartasura) tetapi mungkin beberapa wilayah Solo Raya juga tahu kata ini. Awalnya, hanya  mendengar dari ucapan rekan kerja ketika seseorang mengatakan sesuatu, maka dia menimpali dengan “….halah, KOYA kui”. Dan lama-kelamaan beberapa rekan lain ikut “mengedarkan” kata asing ini dalam percakapan sehari-hari.

Setelah sekian lama beredar, maka aku tanya mereka apa sih arti KOYA itu? Ternyata aku kaget terheran –heran hampir tak ada yang tahu arti dan makna dari kata asing KOYA. Jadi selama ini mereka hanya fasih menggunakan kata KOYA tetapi tidak tahu makna dari KOYA itu sendiri. Weleh-weleh jan kebangeten to. Setelah ditelisik dari berbagai sumber, tenyata makna KOYA tidak jauh dari ungkapan menggombal atau kasarnya berbohong yang dihiperbolakan.

Kalau di Semarang, pas jaman saya kuliah ada kata NDOBOS. Nah yang ini ternyata juga hampir sama maknanya dengan kata KOYA. Setelah direnungkan dalam-dalam (wuihh gayane) ternyata kaya KOYA maupun NDONBOS ini mempunyai arti suatu ungkapan atau pernyataan yang dibuat hiperbola sehingga mempunyai kesan atau makna yang lebih halus atau bahkan bagus untuk didengar. Nah kalau tujuan ber-KOYA ria tersebut tergantung orangnya juga. Tetapi yang jelas KOYA digunakan hanya untuk menceritakan sesuatu secara berlebihaan atau juga menyatakan sesuatu untuk meramaikan percakapan. Sehingga tercipta suasana akrab dan menyenangkan ketika berbincang-bincang  dengan teman.

Yups itu dulu sedikit informasi dari saya mengenai “kata asing” KOYA, semoga menambah kosakata Anda dalam percakapan dengan teman Anda.

10 thoughts on “Arti KOYA???

    1. kanglondo Post author

      OK, Mba Prima Sari..kebetulan saya dulu kuliah di Semarang, saya dan temen-temen (kebanyakan orang pantura) dulu lebih sering menggunakan kata NDOBOS … he he he… tp matursuwun atas koreksinya berarti tambah lagi kosa kata mengenai KOYA …thanks.

      Reply
    2. ivandreka

      Coba tanya ke orang jawatimur. pasti akan ditemui arti yang lebih tepat jika diasosiasikan dengan makanan. Saya heran kenapa yang dipilih adalah yang searti dengan ndobos, ndobol atau bohong? padahal jelas yang dibahas sarimi (makanan)? apa ada tendensi khusus?

      Reply
      1. kanglondo Post author

        ga ada tendensi khusus mas ivandreka, masalah arti koya dari makanan (mie instan) hanya sebagai prolog dari arti koya yang saya bahas. Arti koya yang saya bahas hanya sebagai fenomena yang saya temui di tempat kerja saya … he he he pissss …

  1. han han

    Kosa kata jawa itu buanyak sekali ya,,ndobos atau ndobol juga populer disolo,kartasura dan sekitar krn sy tinggal disitu

    Reply
  2. Fara Novanda

    Kalau setauku sebagai orang kartasura asli (rumah saya deket pasar kartosuro malah) KOYA itu memiliki makna “aneh/konyol” yang merujuk pada seseorang.. Contoh nih gan
    a : gek si paimin kae edan tenan, mosok numpak motor ora go katok.
    b : paimin kae pancen e “Koya” tenan og

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s