Membentuk Karakter Wirausaha

wirausahaPenggalakan kewirausahaan bagi masyarakat seharusnya dilakukan oleh berbagai kalangan baik pemerintah, instansi akademik maupun instansi swasta. Kebutuhan kuantitas wirausaha Indonesia memang sangat mendesak. Dengan adanya perdagangan bebas yang  akan terjadi beberapa tahun ke depan, dibutuhkan wirausaha-wirausaha yang banyak dan berkualitas untuk membendung laju pengaruh usaha dan bisnis dari luar negeri.

Selain itu kewirausahaan mampu memberikan dampak yang positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Semakin banyak wirausaha maka semakin kuat daya tahan benturan terhadap krisis ekonomi. Wirausaha mampu memberikan alternatif yang baik untuk mengurangi bahkan menghapus angka pengangguran yang membesar. Ketahanan terhadap krisis ekonomi mampu ditopang dengan adanya wirausaha yang mampu menampung pekerja-pekerja kompeten. Hal ini meminimalkan angka pemecatan dalam sebuah perusahaan.  Apalagi kalau jumlah wirausaha semakin banyak. Tentu ketahanan terhadap krisis ekonomi diharapkan semakin meningkat.

Dengan kualitas wirausaha yang  baik, kemajuan bangsa Indonesia melalui aspek kewirausahaan (ekonomi-bisnis) akan tercapai dengan cepat. Berikut ada beberapa karakter wirausaha yang baik untuk diterapkan bagi Anda yang ingin berwirausaha. Beberapa karakter di bawah ini merupakan hasil evaluasi kinerja kewirausahaan saya selama kuliah. Walaupun beberapa usaha yang saya lakukan selama kuliah bisa dikatakan belum ada yang berhasil tetapi saya berhasil mengevaluasi beberapa karakter yang seharusnya dilakukan oleh seorang wirausaha.

  •  Kepemimpinan

Seorang wirausaha yang baik, harus mempunyai kekuatan kepemimpinan yang baik. Keteladanan dan ketegasan dalam bertindak harus bisa ia tampilkan dihadapan para staffnya. Kecekatan, kecerdasan dan mampu membaca serta mengambil peluang harus menjadi jiwa seorang wirausaha yang baik. Dengan kepemimpinan yang baik, semua peluang dapat ditransformasikan menjadi sebuah produk yang berkualitas untuk bersaing di pasar.

  • Manajerial

Kepemimpinan yang kuat, tentu harus dibarengi dengan manajerial yang baik. Banyak pemimpin yang menjadi pemimpin suatu perusahaan tetapi lemah dalam manajerial. Karena kepemimpinan yang mereka ambil bukanlah dari suatu proses pembelajaran, tetapi hanya sebuah alih tongkat kepemimpinan dari ayah ke anak. Manajerial merupakan suatu ilmu yang bisa dipelajari baik secara teoritis maupun secara praktik di lapangan. Memanajerial sekian banyak orang dalam sebuah instansi perusahaan dibutuhkan kualitas manajerial yang baik. Salah satu cara yaitu dengan memberdayakan semua sumber daya yang ada. Sehingga semua sumber daya tadi mampu bahu-membahu mendukungnya untuk menacapai tujuan perusahaan.

  • Komunikasi

Membuka jalur komunikasi yang baik antara pimpinan dengan staff, maupun perusahaan dengan konsumen merupakan suatu kunci kesuksesan dalam sebuah perusahaan. Komunikasi yang baik membuka suatu keterbukaan dalam rangka memajukan perusahaan. Komunikasi yang baik merupakan hasil dari kepemimpinan dan manajerial yang baik dari pimpinan perusahaan. Komunikasi menjadi salah satu ujung tombak untuk membenahi kekurangan-kekurangan manajerial dalam sebuah perusahaan. Sehingga bisa dikatakan dengan adanya komunikasi yang baik maka proses evaluasi bisa berjalan dengan baik pula.

  • Keyakinan/Optimisme

Dalam setiap tinadakan dibutuhkan optimisme yang tinggi. Kita tidak bisa melangkah dengan tegap selama kita masih ragu dalam langkah kita. Keyakinan dan optimisme dilandasi sebuah pemikiran yang baik tentang goal dari sebuah tujuan perusahaan. Langkah-langkah strategis dapat dibuat dan dilakukan selama kita yakin dengan hasil yang  ingin kita peroleh. Maka dari itu, dari setiap rencana yang akan kita lakukan mesti diawali dengan optimisme yang tinggi untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.

  • Berani Mengambil Resiko

Optimisme tinggi seakan menjadi sebuah bayang-bayang masa lalu, apabila dalam proses perjalanan yang kita lakukan tidak berani mengambil langkah strategis.  Keberanian mengambil langkah inilah yang kita sebut dengan berani mengambil resiko.Pengambilan resiko bukan berarti sekadar nekat dan berani tetapi semua sudah dipertimbangkan dengan matang apa yang harus kita lakukan. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan harus dipakai dalam mengambil resiko yang ada. Karena dalam keadaan berproses biasanya waktu sangat mendesak, sehingga kecepatan dan ketepatan mempengaruhi keberanian sesorang dalam mengambil resiko.

  • Berorientasi hasil

Setiap usaha tidak bisa berjalan dengan baik kalau tidak berorientasi hasil. Semua usaha tentu harus ada hasil. Dengan logika seperti itu, sikap berorientasi hasil bukan sesuatu yang bernilai negatif. Tetapi sikap ini adalah sebuah sikap profesional dari seorang wirausaha. Hanya saja dalam mencari suatu hasil, harus dibarengi dengan langkah-langkah yang baik dan sesuai etika moral yang baik. Jangan sampai hanya ingin mencari hasil yang baik, kita menghalalkan segala cara. Tentu hal ini bukanlah suatu sikap yang bijak.

  • Inovatif

Daya inovasi dan kreasi menjadi suatu hal yang sangat penting untuk bersaing dengan pesaing. Tanpa inovasi produk yang kita buat tentu akan ditinggalkan oleh konsumen. Inovasi memegang peranan sebagai daya tarik produk kita. Semakin inovatif dan kreatif tentu semakin mudah menjaring ketertarikan konsumen. Hal ini berimbas pada kuantitas penjualan produk yang semakin meningkat.

Semoga dapat mengisnpirasi bagi Anda yang mau untuk berwirausaha, tujuh hal di atas merupakan sedikit dari berbagai karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha.