Menerapkan Konsep API dalam Persaingan Usaha*

Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya ternyata hanya memiliki wirausaha tak lebih 0,18 persen dari total penduduknya. Sudah jamak kita ketahui, sebuah negara harus memiliki wirausaha minimal 2 persen dari total penduduk agar bisa maju. Misalnya, Amerika Serikat memiliki jumlah wirausaha sekitar 11,5 persen dari total penduduknya. Salah satu negara tetangga terdekat kita Singapura,  memiliki 7,2 persen warga Singapura sehingga negara kecil itu termasuk dalam kategori negara maju. Untuk itulah, apabila Indonesia ingin menjadi salah satu bagian dari negara maju, maka salah satu solusinya adalah meningkatkan jumlah wirausaha minimal 2 persen dari jumlah penduduknya.

Akan tetapi memang semua itu tidak mudah seperti membalikkan tangan. Semua butuh proses dan perjuangan. Seorang entrepreneur harus mampu bersaing dengan entrepreneur lain agar usahanya tidak berhenti di tengah jalan. Apalagi kedepan Indonesia harus menghadapi perdagangan bebas dengan negara-negara lain yang imbasnya adalah ketahanan suatu usaha dalam negeri terhadap persaingan dan guyuran produk-produk luar negeri.

Untuk itulah perlu adanya kesiapan bagi para entrepreneur untuk menghadapi persaingan usaha. Saya mencoba merumuskan konsep API. Konsep API terdiri dari Adaptasi, Peluang dan Interaksi.

Adaptasi

Dalam dunia biologi, adaptasi acapkali mengarah pada cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya untuk bertahan hidup. Dalam dunia usaha, hal ini juga berlaku bagi seorang enterpreneur. Mengapa? Dalam dunia usaha, tidak hanya persaingan dari entrepreneur yang lain tetapi juga bersaing dan berpacu melawan waktu. Selain itu, dalam dunia usaha setiap tindakan kebanyakan tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi harus dikerjakan dengan tim untuk hasil yang maksimal. Untuk itulah adaptasi dalam dunia usaha harus bisa dilakukan secepat mungkin agar usaha yang dijalankan dapat berjalan dan bertahan sesuai dengan harapan tanpa tergerus dalam persaingan.

Adaptasi dalam dunia usaha ini dapat dilakukan dengan  mengenali dengan betul keunggulan dan kelemahan produk, mengenali pesaing baik kelebihan maupun kelemahan usahanya, kenali personil dalam tim dengan baik dan rancanglah mereka menjadi personil unggulan, kenali daya saing dan daya ekspansi produk, dan kenali peta persaingan yang ada pada daerah pemasaran produk. Harus diingat bahwa dalam usaha, semua dapat berubah dengan cepat. Artinya semua program adaptasi di atas harus selalu diupgrade dan diinovasikan sesuai dengan kebutuhan perubahan atau bahkan produk kitalah yang memimpin perubahan. Itulah fungsi utama dari proses adaptasi pada konsep API.

Beberapa hal proses adaptasi di atas akan sangat membantu perencanaan dan evaluasi untuk menentukan kebijakan dalam mengelola, mengembangkan serta menjaga stabilitas produksi agar tetap bersaing dan bertahan dalam persaingan usaha.

Peluang

Salah satu faktor terpenting dalam kelangsungan usaha adalah cara dan perilaku entrepreneur dalam memanfaatkan semua peluang yang ada. Peluang disini adalah memanfaatkan setiap momen untuk mengenalkan produk pada khalayak umum. Adanya pameran usaha, festival kewirausahaan, kerja sama dengan instansi lain, seminar atau workshop kewirausahaan dan berbagai macam hal kegiatan lain merupakan momentum yang sangat tepat untuk mengenalkan produk.

Memanfaatkan peluang juga akan bersinggungan dengan strategi pemasaran. Tentu tidak semua peluang harus diperlakukan dengan strategi yang sama antara peluang satu dengan yang lain. Maka dari itu persiapkan strategi pemasaran yang tepat setiap ada peluang untuk memamerkan dan memperkenalkan produk kepada orang lain.

Interaksi

Dalam kajian Biologi, interaksi merupakan pola hubungan antara satu spesies dengan spesies baik yang masih dalam satu komunitas dan populasi atau bahkan lintas komunitas dan populasi. Pola interaksi tersebut salah satunya kita kenal dengan simbiosis. Simbiosis terbagi beberapa macam baik yang menguntungkan maupun tidak menguntungkan.

Ternyata konsep interaksi tersebut juga berlaku dalam dunia usaha. Contoh sederhana adalah setiap entrepreneur sangat dituntut untuk membentuk atau ikut serta dalam suatu komunitas yang nantinya dapat berfungsi sebagai rekan bisnis maupun mentor dalam bisnis. Dengan adanya suatu komunitas tersebut membantu entrepreneur untuk membangun networking serta dapat menyerap ilmu maupun pengalaman dari entrepreneur lain. Pengalaman dan networking inilah yang sangat membantu dalam mempertahankan usaha yang dijalankan.

Apakah harus bergabung dengan suatu komunitas yang sama dengan usaha kita? Saya berpendapat tidak harus. Inilah yang disebut dengan interaksi antarspesies yang berbeda komunitas maupun populasi. Kita tidak harus bergabung dengan komunitas yang sejenis dengan usaha kita, karena dengan bergabung dengan komunitas lain (tentu masih dalam ranah usaha), kita dapat memperkenalkan produk usaha kita dan ini juga merupakan bentuk dari pembangunan networking lintas komunitas. Interaksi ini memang tidak saling menguntungkan tetapi juga tidak merugikan. Tetapi suatu saat tentu komunitas lintas komunitas seperti ini tetap akan menguntungkan karena bisa jadi suatu saat kita membutuhkan produk mereka untuk memenuhi kebutuhan kita. Begitu pula sebaliknya, suatu saat bisa jadi mereka juga membutuhkan produk kita.

Konsep API di atas merupakan suatu konsep yang mendasar yang harus dilakukan oleh semua entrepreneur agar dapat bersaing dan bertahan dalam menjalankan usahanya. Semoga dapat bermanfaat, terima kasih.

*Tulisan di atas diikutsertakan dalam Lomba Esai Ciputra Entrepreneurship 2013 Bertema ‘Menghadapi Persaingan Sebagai Entrepreneur’ melalui situs resmi www.ciputraentrepreneurship.com

Daftar Pustaka:

http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._ADMINISTRASI_PENDIDIKAN/196210011991021-YOYON_BAHTIAR_IRIANTO/Modul-1-Konsep_Kewirausahaan.pdf

2 thoughts on “Menerapkan Konsep API dalam Persaingan Usaha*

  1. mysukmana

    artikel yang bagus mas memang dalam berbisnis Adaptasi Peluang dan Interaksi sangat perlu.jika salah satunya gak ada client kita bisa kemana dah perginya hehehe….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s