2013 pun Ikut Prihatin!

2013 sudah melihatkan tanda-tanda kemurungan karena hanya dalam hitungan jam sudah akan mengundurkan diri dari perjalanan kehidupan. Hal ini ditandakan kotaku yang selama hampir 3-4 hari berturut-turut panasnya luar biasa menyengat, kali ini mendung menjelang pergantian tahun . Entahlah apakah dia selalu bersedih seperti ini setiap pergantian tahun. Katanya orang  bijak, itulah fenomena tahunan, kalau sang tahun menutup usia selalu diiringi tangis air hujan.

Nampaknya 2013 juga begitu. Dia sepertinya sudah menunjukkan rona wajah yang sendu ingin menitikkan air “tangis” hujan. Apakah yang selama ini 2013 pikirkan? Kenapa dia harus menangis ketika sudah waktunya dia kembali sang pemilik masa? Bukankah seharusnya dia bersuka cita bahwa tugasnya akan diambil alih oleh adiknya 2014? Entahlah.

Kalau menurut diriku sang petualang waktu, mungkin saja 2013 bersedih karena selama masa satu tahun tugasnya belum banyak memberikan manfaat bagi yang dinaunginya. Mungkin para tumbuhan, para hewan serta makhluk paling sombong yaitu manusia belum merasakan manfaat sesungguhnya dari keberadaan si 2013.

Tapi aku pun berpikir sejenak sebagai bagian makhluk yang sombong, apakah 2013 menjelang tutup usianya berpikir bahwa kita sebagai manusia yang sombong memang benar-benar telah menyakitinya? Setelah kupikir lebih dalam, ternyata hal itu sangat lah mungkin.  Banyak peristiwa menyedihkan selama 2013 ini yang mungkin kita lakukan.

 Sebagaimana kita ketahui maraknya penangkapan pejabat tersandung korupsi mengindikasikan sudah parahnya mental para pemimpin bangsa ini. Selain itu, maraknya aksi kriminalitas dan pornografi yang dilakukan generasi muda menandakan bangsa ini benar-benar kacau. Anak muda yang menjadi harapan bangsa sudah sakit mental sejak dini. Lalu bagaimana mungkin para penerus bangsa  tersebut akan membawa kemajuan bagi bangsa ini? Mungkin saja 2013 mengisyaratkan tangisnya tersebut karena merasa prihatin dengan kondisi bangsa ini.

Maka dari itu aku pun maklum dengan rasa keprihatinan dari 2013. Saya pun berterima kasih kepada 2013 yang telah sangat bersabar selama setahun ini menemani kita baik dalam kelebihan dan kekurangan yang kita perbuat. Saya berharap pula, 2013 mau mendoakan yang terbaik bagi kita dan bangsa Indonesia agar terjadi sebuah perubahan yang signifikan menuju Indonesia yang lebih baik.

Untuk itulah, saya berharap 2013 mau memberikan petuah bijak kepada adiknya 2014 agar lebih bersabar terhadap bangsa Indonesia tercinta. Karena tentu keadaan kacau balau Indonesia membutuhkan perbaikan yang kontinyu dan tidak sporadis. Harapan saya kepada 2014 tentu sebagai bagian perjalanan kehidupan, kita dan 2014 mau bekerja sama dengan baik agar keadaan menjadi lebih baik. Kita pun harus mengisi lembaran putih 2014 menjadi lembaran-lembaran emas bukan lembaran buram. Selamat tahun baru 2014! Sampai jumpa lagi 2013 di akhirat nanti ketika sang pemilik masa membuka lembaran cerita cinta kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s