Terima kasih, Juan Mata!

 jauan mataSeorang fans sepak bola tentu akan merasa sedih apabila pemain terbaiknya meninggalkan klub tercintanya. Begitu pula dengan saya, kabar kepindahan Juan Mata ke Manchester United menjadi duka tersendiri bagi saya. Mata yang dua musim berturut-turut menjadi pemain terbaik Chelsea terpaksa harus hengkang karena minimnya bermain pada musim ini.

Banyak orang yang berkomentar bahwa gaya permainan Mata tidak cocok diterapkan pada permainan racikan Mourinho. Mata dianggap kurang mampu beradaptasi dengan gaya main Mou dan lebih sering mempercayakan lini tengah Chelsea kepada trio Hazard, Oscar dan Willian. Memang tak bisa dipungkiri racikan Mourinho dengan trio gelandang tersebut sampai sejauh ini memang bisa dikatakan bermain sangat baik. Bahkan mampu menutupi kemandulan tiga striker Chelsea, yaitu Torres, Eto’o dan Demba Ba.

Mata bagi saya sudah menjadi ikon tersendiri bagi Chelsea. Dominasi Mata pada lini tengah beberapa musim terakhir menjadi bukti kualitasnya. Mata seolah menjadi nyawa dan ruh bagi permainan Chelsea. Untuk itulah, kehilangan Mata merupakan salah satu kesedihan bagi saya dan pasti bagi fans Chelsea seluruh dunia.

Tetapi memang keputusan berada di tangan Mata, pelatih (Mourinho) dan manajemen Chelsea. Mata yang ingin mendapatkan kesempatan bermain reguler agar dapat bermain di Piala Dunia Brasil 2014 harus hengkang dari Chelsea (yang saya yakin dia sangat mencintai Chelsea). Hanya saja yang saya sayangkan mengapa pihak klub harus merelakan Mata pergi ke klub rival MU. Dan saya yakin semua orang akan mempertanyakan keputusan ini. Bahkan Arsene Wenger-pelatih Arsenal dan Manuel Pellegrini-pelatih Manchester City juga mempertanyakan hal ini.

Tetapi itu memang pilihan dari Mourinho yang membuka jalan ke MU. Dalam jumpa pers kemarin, Mourinho mengatakan “Penawaran untuknya adalah penawaran yang tepat bagi kami, jadi meski ada fakta bahwa banyak klub, banyak manajemen, dan banyak manajer berpikir Anda seharusnya tidak menjual pemain ke rival, terutama yang berada di negara yang sama, Anda merasa berbeda.”

“Pemain pantas mendapatkan rasa hormat dan pantas merasa bahagia dan bermain di mana ia ingin bermain. Karena penawaran ini kami nilai sebagai penawaran yang tepat untuk kualitas sang pemain, kami mengizinkannya untuk bernegosiasi dengan mereka dan kami tidak menutup pintu.”

Pernyataan Mourinho ini memang cukup melegakan bagi klub dan pemain. Ada saling menghargai diantara klub dan pemain walaupun sebenarnya model transfer seperti sudah jamak terjadi di Spanyol dan Italia. Dengan melepas Mata ke MU sesuai dengan keinginan Mata sendiri merupakan langkah bijak dari Mourinho walaupun saya pun sadar akan resikonya. Ya, tentu saja kepindahan Mata ke MU sama saja memberikan energi baru bagi “raksasa tidur” MU. Artinya rivalitas antara klub-klub di Liga Inggris akan semakin ketat, khususnya Chelsea dan MU. Tetapi saya pun meyakini Mourinho telah berpikir dengan matang alasan menyetujui transfer ini. Apapun alasannya tentu saya menghargai Mou sebagai pelatihnya. Karena saya kira Mata mendapatkan klub yang memang pantas untuk kualitasnya.

Kabarnya, Manchester United membeli Mata dari Chelsea dengan harga yang fantastis. Pemain berusia 25 tahun itu diboyong dengan harga 37 juta pound atau sekitar Rp 745 miliar. MU menyodorkan kontrak berdurasi 4,5 tahun dan Mata pun akan digaji Rp 3 miliar per minggunya. Harga ini memecahkan rekor pembelian MU sepanjang masa yang sebelumnya dipegang oleh Berbatov dengan banderol 30 juta pound pada tahun 2008.

Dengan harga, durasi kontrak dan gaji yang cukup fenomenal tersebut saya kira bukan keputusan yang sulit untuk menerimanya. Apalagi permainan Mata akan sangat dibutuhkan MU yang sedang linglung pada musim ini. Pada akhirnya saya hanya bisa mengucapkan semoga sukses di MU dan membawa warna yang baru bagi Liga Inggris setelah bergabung dengan salah satu klub terbaik di dunia, yaitu MU.

Terima kasih Juan Mata atas warna yang kau berikan bagi klub tercinta Chelsea FC.

2 thoughts on “Terima kasih, Juan Mata!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s