Pilkada Sukoharjo: War-Di Menang Telak!

Sudah sekitar 6 bulan meninggalkan kota atau lebih tepatnya kabupaten Sukoharjo untuk menjadi abdi negara di pulau seberang, Kalimantan. Ada sedikit kerinduan yang terbersit di relung dada. Terkhusus untuk Sukoharjo, tentu kenangan yang ada karena hampir semua keluarga besar tinggal di sana. Sedangkan saya bersama anak istri merantau di Kalimantan yang pada kenyataannya tak punya sanak saudara pun di sini. Hanya bermodalkan keyakinan dan mengikuti garis takdir bahwa di sinilah tempat kami dapat memupuk diri bermanfaat bagi orang lain.

Tanggal 9 Desember kemarin, mengingatkan memori tentang Sukoharjo. Yang mana, saya yang masih ber KTP Sukoharjo harus absen dan golput tidak bisa berpartisipasi dalam “gawe” lima tahunan pilihan kepala daerah. Tapi saya masih bisa memantau melalui media massa khususnya melalui internet baik lewat media massa online ataupun situs resmi kpu.

Kabar terbaru, pilihan kepala daerah yang diikuti petahana, Wardo Wijaya dan Purwadi menang telak atas lawannya Nurdin dan Anis Mundhakir. Pasangan War-Di menang telak 86% atas lawannya. Namun sayang, kemenangan itu diciderai dengan laporan Gatra, bahwa wilayah Solo Raya, diduga marak terjadi politik uang di masyarakat. Walaupun sebenarnya saya sendiri sabagai warga Sukoharjo tidaklah heran terkait berita itu. Karena memang hampir setiap ada even pemilihan tidak hanya bupati saja, bahkan level lurah pun, politik uang sangatlah marak.

Selain itu, partisipasi masyarakat dinilai sangat kurang. Komite Independen Pemantau Pemilu melaporkan bahwa rata-rata partisipasi masayrakat hanya berkisar dalam rentang 50-60 % dari jumlah peserta pemilih. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bagi calon petahana, yang mana daya politik yang sudah terbangun selama periode sebelumnya begitu kuat. Belum lagi, kekuatan basis dukungan di Solo Raya memang sangat menguntungkan calon dari partai “merah”.  Sedangkan bagi calon penantang, tak mempunyai daya dukung politik yang kuat, tidak mengherankan kalau hasilnya sangat minim.

Bahkan, kalau bisa dibilang, kuatnya Wardo Wijaya memang akan sangat ditandingi oleh siapapun dalam pemilu kali ini. Bukan tanpa sebab, karena selama ini tidak muncul kandidat yang cukup kuat untuk bisa menandingi dominasi Wardo Wijaya dalam menghimpun basis dukungan. Selain itu, selama dalam menjabat periode sebelumnya, memang saya pun mengakui pembangunan yang dilakukan oleh Wardo Wijaya begitu masif. Pembangunan dan perbaikan jalan-jalan, pembangunan pasar-pasar tradisional, dan pembangunan kawasan Solo Baru sebagai kawasan bisnis baru di Solo Raya, tampaknya berhasil menggaet hati masyarakat.

Oleh karena itu, sebenarnya kalau ada calon penantang, sebenarnya sudah dari awal banyak orang yang memprediksi pasti akan kalah. Sehingga muncul isu, bahwa pasangan penantang kali ini, ibarat semut lawan gajah, bahkan ada yang mengatakan pasangan penantang ini sengaja dimunculkan agar jalan pemilihan pilihan daerah terlihat ramai/seru Tapi terlepas isu itu, yang jelas saya pun berharap dengan terpilihnya kembali Wardo Wijaya, Sukoharjo akan semakin Makmur.

Advertisements

Pengumuman Hasil TKD CPNS Daerah / Pusat 2014

Per tanggal 24 November 2014 ini, pengumuman hasil TKD CPNS 2014 gelombang II sudah dikeluarkan oleh BKN. Pada gelombnag II ini dibagi menjadi 3 bagian yang berisi hasil TKD berbagai macam pemda, pemkot ataupun instansi pemerintah (pusat). Bagi yang ingin melihat secara langsung silahkan klik link di bawah ini.

Pengumuman Hasil Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS 2014

Semoga bermanfaat.

Cara Mendaftar BPJS Kesehatan

41BPJSTanggal 1 Januari 2014 kemarin, pemerintah Indonesia telah meresmikan Sistem JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS menggantikan PT Askes dan juga PT Jamsostek. Sistem ini berfungsi sebagai fasilitas asuransi kesehatan bagi semua masyarakat Indonesia.

Keanggotaan BPJS terbagi menjadi 2, yaitu sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta Bukan Penerima Bantuan Iuran (Non-PBI). Untuk peserta PBI, premi akan dibayarkan oleh pemerintah, sedangkan untuk non-PBI premi akan dibayar sendiri oleh yang bersangkutan.

Untuk peserta non BPI, ada 3 kelas premi yang bisa dipilih, namun dari ketiga kelas tersebut, tidak ada perbedaan dalam tindakan medis, hanya perbedaan jumlah iuran saja. 3 kelas premi tersebut adalah sebagai berikut :

Kelas 1 = membayar premi Rp 59.500,00 per bulan
Kelas 2 = membayar premi Rp 45.500,00 per bulan
Kelas 3 = membayar premi Rp 25.500,00 per bulan

Cara mendaftar anggota BPJS untuk umum

  1. Masyarakat datang ke kantor BPJS Kesehatan yang ada di tingkat kabupaten maupun propinsi
  2. Masyararakat mengisi formulir dengan membawa salah satu kartu identitas KTP, SIM, Kartu Keluarga, atau Paspor.
  3. Setelah mengisi formulir, maka Anda akan mendapatkan Virtual Account yang digunakan sebagai nomor transaksi untuk pembayaran premi.
  4. Bagi Anggota Non BPI, anda harus membayar iuran terlebih dahulu dan setelah membayar iuran anda resmi menjadi anggota BPJS kesehatan.
  5. Bagi anggota BPI, setelah mendapat virtual account anda resmi menjadi anggota BPJS kesehatan, anda tidak perlu membayar iuran karena iuran anda dibayarkan oleh pemerintah.
  6. Anda akan mendapatkan kartu anggota BPJS Kesehatan.

Cara mendaftar anggota BPJS untuk karyawan

  1. Untuk karyawan di perusahaan yang sebelumnya menggunakan Jamsostek, cara mendaftarkan keanggotaan BPJS bisa langsung melalui perusahaan.
  2. Perwakilan perusahaan bisa datang langsung ke kantor BPJS di wilayah kabupaten atau kota kemudian mengisi formulir dan setelah itu mendapat satu Cara Mendaftar Anggota BPJS Untuk Karyawan dan Umumirtual Account untuk seluruh karyawan di satu perusahaan.
  3. Setelah itu perwakilan perusahaan membayarkan premi sejumlah iuran premi per karyawan dikalikan jumlah karyawan.
  4. Karyawan perusahaan telah resmi menjadi anggota BPJS kesehatan non PBI setelah membayar premi dan mendapatkan kartu anggota BPJS kesehatan sejumlah karyawan tersebut.

Cara mendaftar anggota BPJS untuk TNI, Polri, PNS serta Pengguna Askes

  1. Secara umum cara pendaftaran untuk TNI, Polri dan Pengguna Askes adalah sama. Namun pendafatarnnya akan lebih mudah karena data anda sudah ada di kantor BPJS.
  2. Pendaftaran bisa dilakukan sendiri maupun secara kolektif di kantor BPJS kesehatan dengan menyertakan bukti kartu askes anda.
  3. Premi anda akan dipotongkan dari gaji bulanan anda sebagaimana pengguna Askes sebelumnya.
  4. Setelah pendaftaran selesai, anda akan mendapatkan kartu BPJS kesehatan.

Bagi Anda yang mau mendaftarkan diri, silahkan donwload tempat pendaftaran melalui link ini.

Semoga dapat membantu.

Sumber: www.imamboll.com dan metrotvnews.com

2013 pun Ikut Prihatin!

2013 sudah melihatkan tanda-tanda kemurungan karena hanya dalam hitungan jam sudah akan mengundurkan diri dari perjalanan kehidupan. Hal ini ditandakan kotaku yang selama hampir 3-4 hari berturut-turut panasnya luar biasa menyengat, kali ini mendung menjelang pergantian tahun . Entahlah apakah dia selalu bersedih seperti ini setiap pergantian tahun. Katanya orang  bijak, itulah fenomena tahunan, kalau sang tahun menutup usia selalu diiringi tangis air hujan.

Nampaknya 2013 juga begitu. Dia sepertinya sudah menunjukkan rona wajah yang sendu ingin menitikkan air “tangis” hujan. Apakah yang selama ini 2013 pikirkan? Kenapa dia harus menangis ketika sudah waktunya dia kembali sang pemilik masa? Bukankah seharusnya dia bersuka cita bahwa tugasnya akan diambil alih oleh adiknya 2014? Entahlah.

Kalau menurut diriku sang petualang waktu, mungkin saja 2013 bersedih karena selama masa satu tahun tugasnya belum banyak memberikan manfaat bagi yang dinaunginya. Mungkin para tumbuhan, para hewan serta makhluk paling sombong yaitu manusia belum merasakan manfaat sesungguhnya dari keberadaan si 2013.

Tapi aku pun berpikir sejenak sebagai bagian makhluk yang sombong, apakah 2013 menjelang tutup usianya berpikir bahwa kita sebagai manusia yang sombong memang benar-benar telah menyakitinya? Setelah kupikir lebih dalam, ternyata hal itu sangat lah mungkin.  Banyak peristiwa menyedihkan selama 2013 ini yang mungkin kita lakukan.

 Sebagaimana kita ketahui maraknya penangkapan pejabat tersandung korupsi mengindikasikan sudah parahnya mental para pemimpin bangsa ini. Selain itu, maraknya aksi kriminalitas dan pornografi yang dilakukan generasi muda menandakan bangsa ini benar-benar kacau. Anak muda yang menjadi harapan bangsa sudah sakit mental sejak dini. Lalu bagaimana mungkin para penerus bangsa  tersebut akan membawa kemajuan bagi bangsa ini? Mungkin saja 2013 mengisyaratkan tangisnya tersebut karena merasa prihatin dengan kondisi bangsa ini.

Maka dari itu aku pun maklum dengan rasa keprihatinan dari 2013. Saya pun berterima kasih kepada 2013 yang telah sangat bersabar selama setahun ini menemani kita baik dalam kelebihan dan kekurangan yang kita perbuat. Saya berharap pula, 2013 mau mendoakan yang terbaik bagi kita dan bangsa Indonesia agar terjadi sebuah perubahan yang signifikan menuju Indonesia yang lebih baik.

Untuk itulah, saya berharap 2013 mau memberikan petuah bijak kepada adiknya 2014 agar lebih bersabar terhadap bangsa Indonesia tercinta. Karena tentu keadaan kacau balau Indonesia membutuhkan perbaikan yang kontinyu dan tidak sporadis. Harapan saya kepada 2014 tentu sebagai bagian perjalanan kehidupan, kita dan 2014 mau bekerja sama dengan baik agar keadaan menjadi lebih baik. Kita pun harus mengisi lembaran putih 2014 menjadi lembaran-lembaran emas bukan lembaran buram. Selamat tahun baru 2014! Sampai jumpa lagi 2013 di akhirat nanti ketika sang pemilik masa membuka lembaran cerita cinta kita.

Membelah Gunung Lawu, Singgah di Sarangan

Traveling memang suatu aktivitas yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Dalam 1 minggu  ini ada dua kota yang sudah saya kunjungi yaitu Magetan dan Serang.  Dalam kunjungan dua kota ini memang ada alasan tersendiri mengapa saya melakukan traveling tersebut.

Magetan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah. Seperti yang kita ketahui kedua kabupaten ini merupakan kabupaten yang dipisahkan oleh Gunung Lawu. Sehingga perjalanan menuju Magetan sungguh luar biasa dengan pemandangan Gunung Lawu yang sangat mempesona.

Berangkat dari rumah sekitar jam 07.00 WiB, saya bersama adik melaju dengan Supra X 125 warna perak membelah Gunung Lawu. Perjalanan yang kami lakukan berkisar sekitar 2 jam sampai di kota Kabupaten Magetan. Yang menjadi menarik dalam perjalanan ini tentu adalah pemandangan pegunungan yang sangat indah. Belum lagi ada daya tarik wisata yang sudah sangat kita kenal. Di Karanganyar kita bisa menjumpai Grojogan Sewu, sedangkan di Magetan kita sudah mengenal Telaga Sarangan.

Dalam perjalanan ke sana, saya menyempatkan untuk berhenti sejenak di perbatasan provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kabupaten Karanganyar dan provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kabupaten Magetan. Tak seperti yang saya bayangkan, ternyata di tempat ini begitu ramai dikunjungi oleh orang. Selain itu, juga banyak terdapat tempat peristirahatan/persinggahan yang dapat kita coba untuk menikmati indahnya suasana pegunungan di Gunung Lawu ini. Tak hanya itu, Anda juga akan melewati Cemoro Sewu yang tidak jauh dari tempat perbatasan tersebut. Dan tempat ini juga tidak kalah ramai dengan perbatasan kedua provinsi/kabupaten.

Berikut ini fotonya.

100_3320

Dalam traveling kali ini yang  menjadi fokus perjalanan saya sebenarnya adalah survei suatu lokasi di Kabupaten Magetan. Akan tetapi tetap saja daya tarik Telaga Sarangan yang selama ini saya dengar juga menjadi tempat yang ingin saya kunjungi. Berbeda dengan Grojogan Sewu yang pernah saya kunjungi, Telaga Sarangan memang belum pernah saya kunjungi. Sehingga dalam traveling kali ini saya sempatkan untuk masuk ke Telaga Sarangan. Dan pada akhirnya saya mengajak adik saya untuk berkunjung ke Telaga Sarangan setelah menyelesaikan survei yang telah kami lakukan.

Masuk ke wilayah Telaga Sarangan, Anda akan ditarik tiket sebesar 10 ribu rupiah per orang dengan beberapa rincian, seperti tiket masuk, parkir dan satunya  lupa yang jelas total 10 ribu per orang. Ketika masuk ke wilayah Telaga Sarangan, ternyata keadaannya berbeda dengan apa yang saya lihat dan bayangkan ketika melihat foto di internet.

Ketika melihat di internet pemandangan begitu sejuk dan debit air yang sangat banyak sehingga terlihat sangat indah. Setelah saya bandingkan, mungkin saya datang tidak tepat pada waktunya, karena saya datang sekitar jam 12 siang dan saat ini merupakan musim transisi dari kemarau ke hujan, sehingga debit air tidak lah begitu banyak dan karena datangnya siang, hawa sejuk dan dingin sudah menguap terkena panas matahari. Tetapi tetap saja, Telaga Sarangan menjadi daya tarik tersendiri bagi semua keluarga. Terbukti ketika saya datang ke sana. Banyak sekali keluarga-keluarga yang datang ke sana memanfaatkan liburan di hari minggu saat itu.

100_3310

Untuk Anda yang kebetulan melewati perjalanan Karanganyar – Magetan atau sebaliknya saya sarankan untuk “mampir” ke Telaga Sarangan di Magetan. Karena selain tempatnya cukup indah dan sejuk, Telaga Sarangan juga sangat strategis karena terletak di tepi jalan utama kedua kabupaten tersebut. Sehingga Anda tidak memerlukan cost yang terlalu banyak untuk transportasinya.